Rabu, 23 Agustus 2017

MODUL 2 Mikrokontroller dan Mikroprosessor




Modul II
MIKROKONTROLLER ARDUINO 2560


  1. Merangkai dan menguji aplikasi output pada mikrokontroller Arduino
  2. Merangkai dan menguji input pada mikrokontroller Arduino
  3. Merangkai dan menguji I/O pada mikrokontroller Arduino

  • Module Arduino
  • LCD
  • LED
  • Seven Segment
  • Buzzer
  • LCD
  • Motor servo
  • Jumper
  • Sensor LM35
  • Keypad
  • Sensor Ultrasonic
  • Dot matrix

Arduino
Arduino adalah kit elektronik atau papan rangkaian elektronik open source yang di dalamnya terdapat komponen utama yaitu sebuah chip mikrokontroler dengan jenis AVR dari perusahaan Atmel. Arduino yang kita gunakan pada prkatikum ini adalah arduino mega yang menggunakan chip AVR ATmega 2560 yang memiliki fasilitas PWM, komunikasi serial, ADC, timer, interupt, SPI dan I2C. Sehingga Arduino bisa digabungkan bersama modul atau alat lain dengan protocol yang berbeda-beda. Bahasa pemograman yang digunakan adalah bahasa C. Tetapi bahasa ini sudah dipermudah menggunakan fungsi-fungsi yang sederhana sehingga lebih mudah dalam memprogramnya. Dalam memprogram arduino, kita bisa menggunakan serial komunikasi agar arduino dapat berhubungan dengan komputer ataupun aplikasi lain.

Beberapa fitur dari Arduino Mega 2560 ini adalah :

Microcontroller ATmega2560
Operating Voltage 5V
Input Voltage (recommended) 7-12V
Input Voltage (limits) 6-20V
Digital I/O Pins 54 (of which 15 provide PWM output)
Analog Input Pins 16
DC Current per I/O Pin 20 mA
DC Current for 3.3V Pin 50 mA
Flash Memory 256 KB of which 8 KB used by bootloader
SRAM 8 KB
EEPROM 4 KB
Clock Speed 16 MHz
BAGIAN-BAGIAN DARI ARDUINO MEGA 2560
Soket USB
Soket USB adalah soket untuk kabel USB yang disambungkan ke komputer atau laptop. Berfungsi untuk mengirimkan program ke Arduino dan juga sebagai port komunikasi serial.

Input / Output Digital
Input/Output Digital atau digital pin adalah pin-pin untuk menghubungkan Arduino dengan komponen atau rangkaian digital. Pada Arduino Mega terdapat 53 I/O Digital dimana 16 diantaranya dapat dijadikan sebagai output PWM

Input Analog
Input Analog atau analog pin adalah pin-pin yang berfungsi untuk menerima sinyal dari komponen atau rangkaian analog. Misalnya dari potensiometer, sensor suhu, sensor cahaya, dsb. Terdapat 16 input analog pada arduino mega 2560.

Pin POWER
Pin-pin catu daya adalah pin yang memberikan tegangan untuk komponen atau rangkaian yang dihubungkan dengan Arduino. Pada bagian catu daya ini terdapat juga pin Vin dan Reset.Vin digunakan untuk memberikan tegangan langsung kepada Arduino tanpa melalui tegangan USB atau adaptor.

Tombol RESET
Reset adalah pin untuk memberikan sinyal reset melaui tombol atau rangkaian eksternal.

Jack Baterai/Adaptor
Soket baterai atau adaptor digunakan untuk menyuplai Arduino dengan tegangan dari baterai/adaptor 9V pada saat Arduino sedang tidak disambungkan ke komputer. Kalau Arduino sedang disambungkan ke komputer melalui USB, Arduino mendapatkan suplai tegangan dari USB, jadi tidak perlu memasang baterai/adaptor saat memprogram Arduino.


B. LED
LED adalah suaatu semikonduktor yang memancarkan cahaya, LED mempunyai kecenderungan polarisasi. LED mempunyai kutub positif dan negatif (p-n) dan hanya akan menyala bila diberikan arus maju. Ini dikarenakan LED terbuat dari bahan semikonduktor yang hanya akan mengizinkan arus listrik mengalir ke satu arah dan tidak ke arah sebaliknya. Bila LED diberikan arus terbalik, hanya akan ada sedikit arus yang melewati LED. Ini menyebabkan LED tidak akan mengeluarkan emisi cahaya.

4. Percobaan [kembali]
Kondisi :
Ketika input switch pertama LED bergerak dari kanan ke kiri. Dan ketika input switch kedua, seluruh LED berkedip 2 kali dengan delay 500 ms


Gambar Rangkaian



Share:

MODUL 1 Mikrokontroller dan Mikroprosessor




Modul I
Mikrokontroller AT MEGA 128

  1. Merangkai dan menguji output pada mikrokontroller ATMEGA 128
  2. Merangkai dan menguji input pada mikrokontroller ATMEGA 128
  3. Merangkai dan menguji I/O pada mikrokontroller ATMEGA 128

  • Module AT MEGA 128
  • LED
  • Seven Segment
  • Buzzer
  • LCD
  • Jumper
  • Motor stepper
  • Sensor LM35
  • Keypad
  • Sensor Ultrasonic
  • Dot matrix


A. Mikrokontroller ATMEGA 128
Mikrokontroller ATMEGA 128 merupakan mikrokontroller keluarga AVR yang mempunyai kapasitas flash memori 128KB. AVR (Alf and Vegard’s Risc Processor) merupakan seri mikrokontroler CMOS 8-bit buatan ATEMEL inc, berdasarkan arsitektur RISC (Reduced Instruction Set Computer). Secara umum, AVR dapat terbagi menjadi 4 kelas, yaitu keluarga ATtiny, keluarga AT90Sxx, keluarga AT-Mega, dan AT86RFxx. Pada dasarnya yang membedakan masing-masing kelas adalah memori, peripheral, dan fungsinya. Dari segi arsitektur dan instruksi yang digunakan, bisa dikatakan hampir sama. Semua jenis AVR dilengkapi dengan flash memori sebagai memori program. Kapasitas dari flash memori ini berbeda antara chip yang satu dengan chip yang lain. Tergantung dari jenis IC yang digunakan. Untuk flash memori yang paling kecil adalah 1 kbytes (ATtiny11, ATtiny12, dan ATtiny15) dan paling besar adalah 128 kbytes (AT-Mega128). Berikut ini adalah spesifikasi Mikrokontroler AVR ATMega-128 dan konfigurasi pin ATMEGA 128.
  1. Saluran I/O sebanyak 56 buah, yaitu Port A, Port B, Port C, Port D, Port E, Port F dan Port G.
  2. ADC 10 bit sebanyak 8 saluran.
  3. 2 buah Timer/Counter 8 bit dan 2 buah Timer/Counter 16 bit.
  4. Dua buah PWM 8 bit.
  5. Watchdog Timer dengan osilator internal.
  6. Internal SRAM sebesar 4 kbyte.
  7. Memori flash sebesar 128 kBytes.
  8. Interupsi Eksternal.
  9. Port antarmuka SPI.
  10. EEPROM sebesar 4 kbyte.
  11. Real time counter.
  12. 2 buah Port USART untuk komunikasi serial.
  13. Enam kanal PWM.
  14. Tegangan operasi sekitar 4,5 V sampai dengan 5,5V
Gambar 1.1 Konfigurasi pin ATMEGA-128

B. LED
LED adalah suaatu semikonduktor yang memancarkan cahaya, LED mempunyai kecenderungan polarisasi. LED mempunyai kutub positif dan negatif (p-n) dan hanya akan menyala bila diberikan arus maju. Ini dikarenakan LED terbuat dari bahan semikonduktor yang hanya akan mengizinkan arus listrik mengalir ke satu arah dan tidak ke arah sebaliknya. Bila LED diberikan arus terbalik, hanya akan ada sedikit arus yang melewati LED. Ini menyebabkan LED tidak akan mengeluarkan emisi cahaya.


4. Percobaan [kembali]
Kondisi :
Dengan input switch pertama, LED bergerak dari dalam ke luar dan kembali ke dalam sebanyak 3 kali delay 300 ms dan setelah itu hidup selama 5 detik dengan kondisi awal LED mati.


Gambar Rangkaian



Share:

PRAKTIKUM MIKROKONTROLLER
DAN MIKROPROSESSOR 


Dosen Pengampu :


DARWISON, M.T








Referensi :

1. Darwison, 2011, ”Teori, Simulasi, dan Aplikasi Elektronika ”, ISBN: 978-602-9487-07-7, CV Ferila, Padang.
2. Blocher, Richard, 2004 “ Dasar Elektronika” ISBN: 979-731-494-4”,Andi Offset, Yogyakarta.
3. Wardoyo,Siswo, 2011 ”Dasar Mikroprosessor ”, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Cilegon.
Share: